Kavling Kampoeng Kurma

Kavling Kampung Kurma

Filosopi buah dari pohon kurma yang harus kita contoh dalam kehidupan

Bercuaca panas ditengah gurun dan tidak terdapat air, pohon di kampung kurma dapat bertumbuh dan berbuah. Terdapatnya tanaman kurma di linkungan gurun
kering begitu terhampar banyaknya menjadi suatu tanda harapan untuk orang yang tidak tahu arah pulang di lingkungan gurun,
ini menandakan menjadi sesuatu yang masih menunjukkan adanya secercah kehidupan untuk meneruskan perjalanan ke tempat yang ingin dituju.
Tanaman yang dapat bertumbuh di gurun ini adalah salah satu pohon yang bisa
bertahan hidup di dalam kondisi yang begitu ekstrim dan tidak mengalami runtuh meskipun saat diterjang angin pasir kencang.

Ini adalah penyebab pohon di kavling kampung kurma dapat sekuat itu :

Menurut hasil survei ahli pohon yang telah dilakukan, pohon kurma memiliki akar yang dapat ditanam dan bertumbuh ke dalam sampai ratusan meter
permukaan tanah sehingga dapat mencapai air. Jika di gurun pasir terdapat pohon kampung kurma dan tumbuh kembang, ini memberikan sebuah tanda pada orang-orang
terdapat sumber air di bawah pohon kurma itu.

kavling kampung kurma

Beginilah cara bertumbuh dan berkembangnya pohon di kampung kurma :

Pada tempat di gurun, pohon dapat tumbuh bukan dengan cara menumbuhkan tunas dulu tidak kaya pohon-pohon lain pada dasarnya,
namun terlebih dahulu akar akan tumbuh masuk ke tanah hingga menemukan air, tidak peduli seberapa dalamnya ada atau tidaknya air itu
terdapat maka sedalam itu juga akar pohon akan bertumbuh. Setelah itu pohon baru akan ditumbuhkan tunas batangnya ke atas permukaan tanah.

Melalui kavling kampung kurma

Dalam menanami kurma ini di lingkungan gurun caranya yaitu dengan ditanami di dalam sebuah tanah dengan kedalaman 2-4 meter, lalu ditimbun oleh bebatuan.
Setelah itu akar yang telah bertumbuh ke kedalaman tanah menemui air, kemudian biji pohon ini akan membuat tunas bertumbuh dan memecahkan
batu-batuan yang menimbun dan mengalangi sehingga tunasnya dapat tumbuh dan berkembang.

Ini alasan kenapa biji ditanami harus ditimbun oleh batu :

Ketika biji pohon di kavling kampung kurma tumbuh bertunas, maka batu itu mempengaruhi tumbuhnya batangĀ  terhambat. Dengan hal itu pertumbuhan
batang akan membuat hambatan, ini mempengaruhi tumbuhnya akar masuk tanah menjadikan lebih maksimal. Kemudian setelah akar pohon telah jadi lebih kuat,
biji ini akan tumbuh ke permukaan yang membuat batu-batuan yang menimbun tersebut terguling dan terpecah.

Ini hikmah yang dapat diambil :

Batu-batuan yang menimbun biji yang akan membuat biji kurma itu terkena tekanan dari permukaan atas, agar dapat mengakar hebat ke bawah.
Hal ini adalah sebuah prinsip pembelajaran kehidupan bagi kita semua, kita harus menyadari mengapa Allah SWT selalu mengizinkan
datangnya tekanan masalah kepada kita.
Masalah tekanan ini semua tidak untuk membuat lemah dan menyiksa, namun sebaliknya Allah SWT
mengizinkan datangnya tekanan masalah pada kita itu agar gigih dengan kuat dan tetap berpegang teguh pada Allah SWT.

Pohon mengajarkan kita bahwa manusia yang tegar dan tangguh itu dalam menghadapi beratnya tekanan masalah kehidupan dengan cara
milikilah pandangan positif terhadap tekanan hidup itu tidak akan dapat melemahkan, tetapi tekanan hidup itu akan membuat kita
menjadi juara dalam kehidupan.
Untuk dapat memiliki kekuatan dalam menghadapi tekanan ini, maka manusia harus mempunyai kegigihan yang kuat seperti akar pohon. Yang dimaksud dengan akar di dunia ini,
yaitu ketaqwaannya kepada Allah SWT dan ilmu yang bermanfaat.

Sebaiknya hidup kita di dunia ini sebagai manusia harus demikian halnya akar yang bertumbuh di gurun. Dalam keadaan bentuk kehidupan apa pun itu,
kita harus menguatkan lebih dulu tiang-tiang kokoh hidup ini dan harus berdasarkan tuntunan dari Allah SWT.
Bila dengan tiang-tiang kokoh dan tidak gampang runtuh yang telah kita miliki,
gangguan dan badai yang segimana pun tidak akan pernah meruntuhkan kita semua di dalam hidup ini.

Bersama kavling kampung kurma